Kiat Sukses Buka Tempat Usaha di Tengah Masyarakat

Posted by Sinauw on Sunday, 19 June, 2011

Lokasi usaha merupakan elemen terpenting dalam menentukan kesuksesan bisnis.

Pemilihan lokasi bisnis juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan disamping faktor-faktor bisnis lainnya.

Berikut Kiat Sukses Buka Lokasi Usaha di Tengah Masyarakat yang di lansir Bisnisukm.com dan dikutip Sinauw (19/06/2011).

1. Pemukiman
warga sepi
pada hari kerja
Sebagian
besar warga
kita memiliki
rutinitas
harian sebagai
karyawan
pabrik atau
toko, pegawai
kantoran,
pedagang,
pelajar,
sampai
mahasiswa.
Sehingga pada
jam-jam
tertentu
khususnya
pada hari
kerja,
aktivitas
pemukiman
warga tidak
seramai pada
sore hari atau
pada waktu
libur. Karena
itu bagi Anda
yang ingin
memulai usaha
di lokasi ini,
pilihlah
peluang bisnis
yang banyak
dicari warga di
sela-sela
waktu
sibuknya.
2. Pilih
komoditas
yang banyak
dibutuhkan
konsumen
Sebelum
memulai
usaha,
perhatikan
gaya hidup dan
perilaku
konsumen
yang ada di
lokasi
pemukiman
tersebut. Hal
ini penting
agar Anda
tidak salah
pilih produk
atau jasa apa
yang akan
Anda
tawarkan
kepada calon
konsumen.
Biasanya
komoditas
yang cukup
berpotensi
adalah produk
atau jasa yang
berhubungan
dengan
kebutuhan
utama warga,
sepertiusaha
toko
kelontong,
warung
makan, isi
ulang pulsa,
jasa laundry,
isi ulang air,
agen gas elpiji,
klinik
kesehatan,
bengkel motor
atau mobil,
salon potong
rambut, dan
lain-lain.
3. Berikan
layanan
delivery order
(pesan antar)
Tingginya
kesibukan
warga
membuat
sebagian besar
dari mereka
enggan untuk
pergi keluar
rumah setelah
lelah seharian
bekerja.
Namun
menghadapi
keadaan
seperti itu,
Anda tidak
perlu takut
dan
mengurungkan
niat untuk
memulai
usaha. Karena
permasalahan
tersebut dapat
Anda jadikan
sebagai
peluang bisnis
yang cukup
potensial,
yakni dengan
memberikan
layanan
delivery order
(pengiriman
pemesanan)
untuk
meningkatkan
penjualan
bisnis Anda.
4. Atur jarak
antar pemain
bisnis
Kawasan
pemukiman
padat
penduduk
menjadi salah
satu target
pasar yang
cukup
potensial bagi
para pelaku
usaha. Jadi
tidaklah heran
bila dalam
sebuah lokasi
pemukiman
warga
terdapat
beberapa
pemain bisnis
yang mencoba
menawarkan
berbagai
macam produk
atau jasa yang
banyak
dibutuhkan
para
konsumen.
Untuk
mengurangi
resiko
tersebut
sebaiknya atur
jarak antar
pemain bisnis,
misalnya saja
mengatur
jarak dalam
radius 500
meter dari
pemain bisnis
lainnya.
Sehingga
peluang pasar
yang Anda
miliki masih
terbuka lebar
dan prospek
bisnisnya pun
masih cukup
menjanjikan.
5. Perhatikan
akses lalu
lintas warga
Selain di
tengah
pemukiman
penduduk,
Anda dapat
menjalankan
usaha di
sekitar jalan
yang
digunakan
warga sebagai
akses lalu
lintas utama.
Namun
sebelum
memilih lokasi
usaha,
perhatikan lalu
lalang
kendaraan
yang melintas
di jalan
tersebut.
Hindari
pemilihan
lokasi di ruas
jalur cepat,
karena rata-
rata
kendaraan
melaju dengan
kencang dan
kurang
tertarik untuk
singgah
membeli
produk atau
jasa yang
ditawarkan di
sepanjang
jalan tersebut.
Lebih baik cari
lokasi usaha di
sepanjang
jalan yang
sering dilewati
warga
sebelum
masuk
pemukiman.